Biografi Singkat Nabi Muhammad SAW

Biografi Nabi Muhammad
We love Muhammad. Biografi Singkat Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

Sebagai umat Islam, alangkah baiknya kita mempelajari sejarah nabi Muhammad SAW. Dengan mempelajari sejarahnya, kita bisa merasa mengenal lebih dekat kisah, asal usul, dan masa-masa perjuangan dalam menyebarkan agama Islam diutus oleh Allah sebagai rahmatan lil alamin.

Dalam kesempatan kali ini penulis menghaturkan shalawat dan salam mudah-mudahan tetap tercurahkan kepada keharibaan nabi besar, nabi Muhammad SAW la nabiyya ba'da.

Yang telah menuntunkan dari alam jahiliyah menuju alam yang terang benderang yaitu Dinul Islam wal Iman.

Sejarah dalam mata pelajaran tarikh, telah diajarkan segenap murid maupun santri untuk tingkat dasar. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan sang penyampai risalah, rasulullah yaitu nabi Muhammad SAW.

Pada kesempatan kali ini, akan membahas terntang biografi nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan sejarahnya, kakek nabi adalah yang memperkenalkan nama tersebut Abdul muthalib adalah kakek nabi Muhammad dan merupakan pimpinan kaum quraisy yang terpandang di kota Makkah kala itu.

Nabi Muhammad SAW Lahir di kota Makkah pada hari Senin tanggal 12 Rabi’ul Awal Tahun Gajah atau pada tahun 771 masehi. Dikatakan tahun gajah karena pada saat itu raja Abrahah membawakan pasukan gajah untuk menghancurkan ka’bah namun pada akhirnya digagalkan Allah dengan mengirimkan burung ababil yang membawa batu. 

Ayah nabi Muhammad SAW bernama Abdullah, ia terkenal sebagai orang arif dan juga tampan. Sementara nama ibundanya bernama Siti Aminah. Ia, ibunda nabi wafat di desa al Abwa’ sebuah desa antara Makkah dan Madinah. Sementara saat itu nabi Muhammad berusia 6 tahun. 

Dengan meninggalnya ibundanya nabi di usia 6 tahun tersebut, nabi Muhammad statusnya yatim piatu sementara ayahnya meninggal saat dua bulan dalam kandungan.

Usai ditinggal ibundanya, rasulullah dirawat kakeknya bernama Abdul Muthalib. Tidak lama, atau sekitar 2 tahun kemudian pada usia 8 tahun nabi, kakeknya pun meninggal kemudian diasuh pamannya bernama Abu Thalib.   

Masa kecil nabi yaitu sebagai penggembala dan saat remaja sebagai pedagang. Saat bekerja, nabi Muhammad dikenal sebagai orang yang jujur hingga akhirnya dijuluki sebagai Al Amin (orang yang dapat dipercaya).

Nabi Muhammad pun menikah usia 25 tahun dengan seorang wanita mulia dan kaya raya bernama Siti Khadijah. Di usia 35 tahun terjadi polemik peletakan batu hajar aswad. Singkat cerita, nabi Muhammad yang berhak namun diiringi dengan sikap lemah lembut dan kebersamaan. 

Usia 40 tahun nabi Muhammad diutus oleh Allah menjadi rasul, sebuah status mandat untuk menyampaikan risalah-risalahNya kepada ummatnya.

Tercatat nabi Muhammad berdakwah selama 23 tahun dengan rincian, 13 tahun di Makkah dan 10 tahun di Madinah.

Usia 63 tahun rasulullah SAW wafat di Madinah Al Munawwarah yang hari dan tanggalnya sama dengan lahirnya yakni hari Senin, 12 Rabi’ul Awal tahun 11 hijriyah. 
Sekarang makam nabi Muhammad berada di dalam masjid bersebelahan dengan makam Abu Bakar dan dan Umar bin Khattab. Wallahu a’lam bishawab.

Semarak Kemerdekaan RI Ke-80 di SD Muhammadiyah 20 Surabaya

Semarak Kemerdekaan RI Ke-80 di SD Muhammadiyah 20
Lomba Perang Bantal Warnai Semarak Kemerdekaan RI Ke-80 di SD Muhammadiyah 20 Surabaya

Guna menyemarakkan HUT RI ke-80, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah menyelenggarakan sejumlah lomba di halaman sekolah setempat mulai hari Selasa-Jum’at (12-15/8/2025). Adapun lomba yang diadakan tahun ini antara lain tarik tambang, balap karung, bakiak, dan lomba ketangkasan lainnya.

Lomba-lomba yang diadakan membutuhkan konsentrasi, ketangkasan, kerja tim, dan kecepatan. Momen semarak kemerdekaan kali ini, terdapat lomba yang memberikan pengalaman dan nuansa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Lomba tersebut berupa lomba perang bantal, Rabu (13/8/2025).

Lomba perang bantal warnai semarak kemerdekaan RI yang Ke-80. Adapun pesertanya dari kalangan boys dari kelas kecil maupun besar dan jumlah peserta dibatasi masing-masing tim berjumlah 3.

“Panitia lomba memberikan sentuhan inovasi yang dapat menyemarakkan lomba Agustusan tersebut. “Kami panitia sengaja memberikan inovasi jenis lomba berbeda untuk menyemarakkan kegiatan ini,” kata ustadz Iir. Dia menambahkan bahwa perang bantal tersebut baru diadakan untuk membuat hati senang para peserta lomba. 

Menurutnya ada sejumlah manfaat dari lomba tersebut, “Anak-anak yang ikut lomba, khususnya perang bantal ini meraka akan dilatih dari segi motorik. Manfaatnya, anak-anak akan diuji cara mengatur taktik dan keseimbangan sambil bergerak menjatuhkan lawannya,” jelasnya.

Lomba perang bantal memang memerlukan kesiapan mental sebab tidak hanya membutuhkan pertahanan, melainkan juga menyerang agar bisa memenangkan pertandingan. 

Sementara itu, para supporter antusis mendukung tim kelasnya masing-masing. Atmasofer semangat mendukung sangat terasa di halaman Sekolah yang berjuluk Sekolah Kreatif tersebut. Lucunya, ada momen peserta bertanding mengundang gelak tawa sehingga semarak kemerdekaan dan perjuangan kemerdekaan semakin terasa.

Sementara itu, Atta yang tergabung sebagai peserta mengungkapkan rasa senang dan seru dengan adanya lomba tersebut, “Aku merasa senang sih dengan lomba ini. Lomba ini seru dan kalau yang kalah jatuhnya ke air,” katanya.

“Buat naklukin perlombaan ini cukup sulit, butuh keseimbangan. Buat bisa menang harus bisa mukul lawan dengan keras. Itupun tidak boleh kena kepala. Kalo sampai kebalik dan mau jatuh, hitungan ke sepuluh berarti gagal,”ungkapnya. Atta berharap perlombaan ini menjadi pengalaman berharga dan menjadi momentum untuk lebih baik kedepannya.