Mari Bersama Lestarikan Kali Tebu Surabaya

kali tebu
Pemandangan Kali Tebu yang bersih dari sampah. Lokasi foto diambil dari eks taman Dukuh Bulak Banteng Surabaya, sabtu (30/5/2026).

Kawasan sungai Kali Tebu di kota Pahlawan, Surabaya berubah total menjadi lebih baik dari sebelumnya setelah ada penanganan dari sejumlah instansi terkait. Secara history, dulu, pemandangan sampah terbawa arus sungai sudah menjadi hal biasa, namun kali ini sudah tidak lagi. Kali sekarang sudah sangat bersih, Sabtu (30/05/2026).

Hal tersebut tidak lepas dari upaya pemerintah bersama instansi terkait untuk mencegah kali atau sungai yang kotor, bau, dan potensi banjir saat musim hujan.


My Quote hari ini yaitu, “Lingkungan yang kotor menyebabkan suatu kerugian dan kerugian itu pasti dirasakan bersama-sama seperti bau busuk dan potensi banjir saat musim hujan.”.

Melansir dari instagram @suarasurabayamedia pada Selasa (12/5/2026), ada upaya pembersihan sampah secara menyeluruh di Kali Tebu Surabaya. Telah banyak sampah yang sudah dievakuasi yang berada di kawasan Sidotopo Wetan tersebut. Upaya ini akan terus dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Adapun instansi yang terlibat dalam upaya pelestarian sampah support dari pemerintah setempat dan sejumlah instansi seperti Yayasan Konservasi Lahan Basah Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) bersama relawan termasuk mahasiswa UNESA Surabaya dan UINSA.


Pemasangan alat berupa trash barrier menjadi salah satu aksi guna sweeping sampah yang ada di sungai menuju selat Madura tersebut. 
Melalui misi Mission for Zero Plastic Leakage tersebut diharapkan sampah dapat diekskavasi dengan baik guna mencegah lingkungan kotor dan banjir.

Kini, trash barrier masih terpasang di satu titik yang ditentukan, segenap warga yang melalui kawasan tersebut bisa dengan mudah menjumpainya dengan kondisi sampah yang menumpuk dan terhalau. 

Diharapkan masyarakat sadar bahwa membuang sampah di sungai adalah sikap yang tidak peduli lingkungan dan hanya akan merusak lingkungan dan berakibat fatal seperti air kali menjadi sangat keruh Mari Bersama Lestarikan Kali Tebu Surabaya agar terhindar dan bencana banjir.

Kini semenjak adanya program tersebut, segenap warga, khususnya warga Surabaya utara tersebut bisa menikmati pemandangan sungai yang bersih dan lestari. Selain bersih, Fainsyaallah kondisi tersebut bisa mencegah sungai berbau busuk, penuh sampah dan terhindari dari banjir.

Infrastruksur di Kali Tebu Surabaya

proyek di Kali Tebu Surabaya
Proyek infrastruksur di jalan Kali Tebu masih dalam tahap pengerjaan, Sabtu (30/5/2026)

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan program pelebaran jalan di sejumlah titik di Surabaya. Akhir-akhir ini dilakukan pelebaran jalan di sisi Kali Tebu guna mobilitas warga, khususnya kawasan Bulak Banteng, Dukuh Bulak Banteng, dan sekitarnya. 


Sebelumnya, telah viral kawasan tersebut sebagai salah satu tempat yang dinilai kurang ramah lingkungan seperti adanya sampah menumpuk, kali yang dipenuhi sampah, hingga kurangnya kesadaran (sebagian/pen) masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya.

Tempat sampah rumah tangga sebaiknya dibuang di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang resmi dengan ciri diangkut oleh petugas menggunakan truk sampah. Apabila sampah rumah tangga berukuran sangat besar maka dibuang ke TPA Benowo namun sesuai perizinan yang berlaku.
  
Melihat kondisi kawasan Bulak Banteng memprihatinkan itu, Pemkot Surabaya memberikan tindakan nyata untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada. Akhirnya, dilakukannya penertiban pembersihan sampah secara menyeluruh di kawasan tersebut.


Tak hanya itu, yang paling penting Pemkot Surabaya melakukan pelebaran jalan yang secara implisit diharapkan segenap warga pada umumnya mengingat menjadi salah satu titik yang rentan macet.

Awalnya, jalan Kali Tebu beraspal sebagian sementara sebagian lainnya berupa gundukan tanah. Kondisi ini dimanfaatkan sebagian warga untuk menempatkan barang-barang dagangan mereka. Hal tersebut menjadi riskan untuk warga mendapatkan akses jalan yang lebih lebar lagi dan ini terjadi puluhan tahun.

Melalui program pemerintah bersama dinas terkait, menjadikannya sisi jalan Kali Tebu menjadi semakin lebar lagi. Kini, kondisi masih dalam pengerjaan menuju finishing, Sabtu (30/5/2026).

Pelebaran jalan juga dilengkapi dengan pengaspalan yang cukup panjang dan mulus. Kabarnya lagi, jalan tersebut akan dilengkapi dengan penerangan, pembatas dan juga markah jalan.

Penulis yang sebagai salah satu warga, tentu merasa senang dan gembira dengan program menuju Infrastruktur di Kali Tebu tersebut. Semoga pekerjaan cepat selesai sehingga infrastruktur di kawasan Bulak Banteng dan sekitarnya lebih maju lagi. Masyarakat bisa melalui jalan tersebut dengan kondisi yang lebih tertata, tertib dan nyaman untuk dilalui.

Berita dimulainya proyek pelebaran jalan sampai berakhirnya nanti, mari kita saling peduli dan menjaga lingkungan dengan baik dengan cara tertib berlalu lintas dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.